Jumat, 11 November 2016

Bebas ! Antasari Ingin Umroh Ke Tanah Suci



Antasari-Umroh

Siapa yang tidak mengenal sosok Antasari Azhar. Pria kelahiran Kepulauan Bangka Belitung, lahir pada 18 Maret 1953. Ia adalah sosok penting dalam sejarah Indonesia khususnya lembaga Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Pernah menjabat sebagai Ketua KPK pada era Presiden Ke 6 Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dan diberhentikan juga oleh beliau juga diberhentikan juga pada jabatan tersebut oleh SBY pada 6 Mei 2009 dengan kasus pembunuhan Nasarudin Zukarnaen.

Pria kelahiran Kep. Babel ini begitu menjadi sorotan publik terkait kebijakannya selama memimpin lembaga independent tersebut (KPK). Seiring waktu berjalan beliau sangat tegar dalam mengikuti segalah prosesi hukum yang menjeratnya. Hukuman ia jalankan dengan penuh kesabaran dan ketabahan salama berada dalam tahanan.

Selama menjalanani masa tahanan, pria lulusan Fakultas Hukum tahun 1981 di Universtitas Sriwijaya (UNSRI) ini kerap mendapatkan masa potongan tahanan (grasi). Sehingga akhirnya tepat pada Hari Pahlawan Nasioanl 11 November 2016 beliau dinyatakan bebas bersyarat oleh Presiden Joko Widodo berdasarkan rekomendasi dari pengadilan.

Hukuman 18 Tahun penjara atas vonis dirinya tidak membuat pria ini putus asa dalam menjalankan kehidupannya, itu terlihat selama berada di tahanan dia selalu aktif dalam kegiatan sosial serta menjalin kedekatan dengan para tahanan lainnya.

Dihari pertamanya menghirup udara bebas, Antasari mendapatkan berbagai respons, baik dari keluarga, masyrakat bahkan pimpinanan negara. Pihak keluarga menyambut kebebasan pria ini dengan mengadakan potong nasi tumpeng, ini merupakan salah satu makanan kesukaan beliau, selain rujak, gado-gado ataupun rawon.

Masyarkat yang pro dengan beliau juga menyambut dengan gembira atas kebebasan tersebut, mereka berharap ia (Antasari) dapat menjalankan kehidupannya dengan normal kembali serta bermasyarakat seperti biasanya sembari menunggu kegiatan-kegiatan apa saja yang akan beliau lakuka setelah ini.

Hal serupapun juga dilakukan oleh Wakil Presiden RI, melalui Istana Wapres Jusuf Kalla (JK) via telepon mengucapkan selamat kepadanya atas dibebaskan tersebut. JK menilai antara dirinya dengan Antasari adalah sebagai sahabat, jadi wajar untuk memberikan sebuah ucapan selamat tersebut.

Setelah kebebasan ini, Antasari banyak sekali agenda rencana yang akan ia lakukan. Sebagai umat Islam yang taat, salah satu rencananya dalam waktu dekat adalah ingin melaksanakan ibadah umroh ke tanah suci. Hal ini ia lakukan untuk beribadah sekaligus memohon petunjuk kepada Allah SWT langsung di kota suci. Rencana ini adalah hal yang positif bagi siapapun, khususnya umat muslim dimanapun berada. Karena di tanah suci begitu banyak amalan yang bisa kita perbuat disana, tentunya hanya mengharap ridho kepada sang Khaliq.

Terlepas dari siapapun masa lalu beliau, kita sebagai umat muslim dan warga negara Indonesia patut memberikan apresiasi positif atas niat dan rencana beliau. Semoga kedepan Antasari Azhar bisa memberikan kontribusinya lagi untuk NKRI dengan jalan yang ia telah rencanakan.

Semangat Indonesiaku!, Semangat Beribadah Umroh Islamku!

Related Posts

Bebas ! Antasari Ingin Umroh Ke Tanah Suci
4/ 5
Oleh